MATAPENABOALEMO.BLOGSPOT.COM, Boalemo – Warga Binaan mengikuti pelatihan Pembuatan Upiah Karanji di Grand Amalia Hotel, Kamis (15/10/2026).
MATAPENABOALEMO.BLOGSPOT.COM, Boalemo – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk turut serta dalam pelaksaan 0elatihan Pembuatan Upiah Karanji di Grand Amalia Hotel, Kamis (15/10/2026).
Pelatihan tersebut bertujuan membekali keterampilan warga binaan sehingga dapat menjadi peluang usaha ketika kembali di tengah masyarakat.
Dalam pelatihan ini diajarkan kerajinan songkok tradisional khas Gorontalo yang berbahan rotan, yang digelar oleh Dinas UMKM Kabupaten Boalemo.
Bupati Boalemo, Rum Pagau menyampaikan bahwa pelatihan seperti sangat penting untuk dilaksanakan.
"Membuat Kupiah Karanji itu harus terus di lestarikan karena berkaitan dengan budaya Gorontalo", Tutur Rum.
Menurut Rum, selain berkaitan dengan Budaya Gorontalo, pelarihan seperti ini juga bisa menjadi salah satu jenis usaha yang bisa dilakukan oleh masyarakat Boalemo khususnya warga binaan.
MATAPENABOALEMO.BLOGSPOT.COM, Boalemo – Pendampingan mengikuti pelatihan Pembuatan Upiah Karanji oleh Kasubsi Kegiatan Kerja Ronal K Baderan. Sementara itu, Agus Risdianto Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo mendorong terus warga binaan untuk terus meningkatkan keterampilannya.
"Saya akan terus mendukung, kegiatan-kegiatan seperti ini, karena sangat bermanfaat untuk warga binaan", Jelas Agus.
Menurut Agus, warga binaan juga dapat mempelajari tahapan pembuatan Upiah Karanji, mulai dari pengenalan bahan dan peralatan yang digunakan, serta teknik dasar dan hingga praktik langsung menghasilkan produk kerajinan.
"Pembuatan Upiah Karanji ini sangat membutuhkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan konsistensi agar menghasilkan anyaman yang rapi, berkualitas, serta memiliki nilai jual", Tutup Agus.
Kegiatan Pelatihan ini diikuti oleh enam orang perwakilan warga binaan serta di dampingi oleh Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Boalemo, Ronal Baderan. (*/Raham)